Abdukodir Khusanov Manchester City: Bintang Baru di Etihad

Daftar Pustaka
Abdukodir Khusanov menjadi sorotan utama sepak bola Inggris setelah Manchester City meresmikan kontraknya pada Januari 2025. Transfer ini tidak hanya mencetak rekor baru untuk pemain Uzbekistan di Eropa, tetapi juga memberi Pep Guardiola opsi baru di lini pertahanan yang sempat mengalami masalah.
Perpindahan Khusanov ke klub juara Liga Inggris ini menarik perhatian banyak pengamat dan penggemar sepak bola. Ia menjadi pemain pertama asal Uzbekistan yang menembus Premier League. Artikel ini membahas perjalanan kariernya, peran di Manchester City, serta kontribusinya bagi tim di masa depan.
Perjalanan Karier Abdukodir Khusanov
Awal Karier dan Lompatan ke Eropa
Abdukodir Khusanov lahir di Tashkent, Uzbekistan, pada tahun 2004. Ia memulai sepak bola sejak usia muda di klub lokal sebelum pindah ke klub profesional. Saat berusia 18 tahun, Khusanov bergabung dengan klub Energetik‑BGU di Belarus. Di sana, ia menunjukkan kemampuan bertahan yang impresif dan menarik minat klub Eropa lainnya.
Pada 2023, ia pindah ke RC Lens di Ligue 1, liga top di Prancis. Dalam waktu singkat, Khusanov menjadi pilihan reguler di lini belakang. Ia tampil lebih dari 30 kali untuk Lens dan memperkuat reputasinya sebagai bek muda berbakat. Di tengah performa konsisten di liga Prancis, Manchester City datang dengan tawaran besar.
Transfer ke Manchester City
Detail Transfer dan Kontrak
Pada Januari 2025, Manchester City mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan untuk merekrut Khusanov dari Lens. Nilai transaksi diperkirakan mencapai sekitar €40 juta, dan pemain tersebut menandatangani kontrak selama empat setengah tahun, berakhir pada 2029.
City melihat potensi jangka panjang dalam diri Khusanov dan juga memperkuat pertahanan setelah beberapa pemain mengalami cedera. Kedatangan Khusanov memberi kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan dalam musim yang padat kompetisi.
Tabel berikut merangkum detail penting kontrak Khusanov:
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Klub Saat Ini | Manchester City |
| Kontrak Hingga | 2029 |
| Nomor Punggung | 45 |
| Posisi | Bek Tengah |
| Transfer Fee | ± €40 juta |
| Klub Sebelumnya | RC Lens |
Peran di Manchester City
Adaptasi dan Gaya Bermain
Khusanov dikenal sebagai bek yang memiliki fisik kuat, kecepatan tinggi, dan kemampuan membaca permainan yang baik. Meskipun masih muda, ia memiliki keberanian dalam duel satu lawan satu dan tidak takut menghadapi penyerang lawan.
Begitu tiba di Etihad Stadium, Khusanov langsung bekerja di bawah arahan Pep Guardiola, yang terkenal mampu mengasah bakat muda. Pep mengharapkan Khusanov tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga mampu bermain dengan bola dan memulai serangan dari lini belakang.
Perubahan taktik dari Guardiola, yang kerap menggunakan bek yang nyaman dengan bola, memberi tantangan baru bagi Khusanov. Meski adaptasi tidak selalu mudah, ia menunjukkan progres positif dalam latihan dan beberapa pertandingan awal.
Dampak dan Harapan Masa Depan
Kontribusi bagi Klub dan Negara
Kedatangan Abdukodir Khusanov memberi dampak besar bagi klub dan sepak bola Uzbekistan. Selain menjadi pemain pertama dari negaranya di Premier League, Khusanov juga menjadi inspirasi bagi generasi muda di Asia Tengah yang bermimpi bermain di liga top Eropa.
Secara klub, City berharap Khusanov dapat menciptakan stabilitas di lini pertahanan dan menjadi aset penting dalam jangka panjang. Ia diprediksi akan bersaing ketat untuk mendapatkan tempat reguler, terutama saat musim kompetitif memasuki fase penting. Dengan bimbingan Pep Guardiola dan pengalaman bermain bersama pemain kelas dunia, potensinya untuk berkembang sangat kuat.
Selain itu, Khusanov tetap menjadi pilarnya timnas Uzbekistan dan berperan dalam upaya negara tersebut meraih pencapaian besar, termasuk kualifikasi untuk Piala Dunia 2026.
Kesimpulan
Abdukodir Khusanov Manchester City merupakan transfer penuh ambisi dan harapan. City melihat potensi besar dalam diri bek muda ini, sementara Khusanov menunjukkan tekad untuk berkembang bersama juara Liga Inggris. Kedatangannya tidak hanya memperkuat skuad, tetapi juga membuka peluang baru bagi pemain Asia di level tertinggi sepak bola Eropa